In Puisi

O

Oleh: Fika AJ 

Credit: Pinterest


O
katamu di suatu pagi yang lebih dingin dari beku
kita berada di dalam sebuah percakapan bisu
mungkin sekali waktu aku telah menghunus jantungmu
dengan kata-kata yang barangkali terasa ngilu

Aku meyakinkanmu
seperti pertama kali bertemu
kita pernah tenggelam dalam percakapan penuh candu
meski kantuk menyelimuti tatapan yang saat itu beradu

Tetapi kau telah lebih dulu
ditakhlukkan oleh mimpi yang sempat menggebu
Kini kita tak lebih dari sebuah keasingan yang kaku
walau di ujung lidah kita sama-sama bersembunyi kata rindu

Sijunjung,  30 Januari 2018

Read More

Share Tweet Pin It +1

6 Comments

In Artikel Sukses Tips

5 Faktor Penting yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Menentukan Pekerjaan

Credit: Pinterest


Sudah puaskah kamu dengan pekerjaanmu saat ini? Atau justru masih bingung dan mencari-cari? Sebenarnya apa sajakah faktor-faktor penting yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan pekerjaan, karier, maupun bisnis yang akan dijalani?

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, saya akan mengulas sedikit perbedaan antara bekerja, berkarir, dan berbisnis berdasarkan pandangan pribadi.

Bekerja
Bekerja adalah kata paling umum yang sering digunakan ketika menanyakan profesi seseorang. Bekerja berarti melakukan sesuatu, ini lebih condong diartikan sebagai bekerja di perusahaan atau instansi tertentu. Biasanya memiliki atasan. Bisa mundur atau dipecat kapan saja. Cenderung tidak memiliki nama di masyarakat, contohnya karyawan. Tapi kebanyakan orang besar memulai dari sini, mereka bekerja dengan orang lain untuk mencari pengalaman dan ilmu.

Berkarier
Saya paling suka mendengar kata yang satu ini. Terdengar lebih elegan saja. Berkarier berarti melakukan sesuatu untuk berkembang dan maju. Umumnya seseorang yang membangun karir akan memiliki personal branding, pengaruh, dan penggemar. Mereka dikagumi karena karya dan dihormati karena kerja kerasnya. Misalnya musisi, penulis, seniman, bintang film, dan lain-lain.

Berbisnis
Seringkali orang menyamakan istilah antara bekerja dan berkarier. Sementara berbisnis adalah kata dengan makna paling jauh berbeda. Ini dianggap lebih keren. Pasalnya mereka merintis semuanya sendiri dari awal. Berbisnis memiliki cakupan sangat luas. Dari mulai bisnis rumahan sampai pengusaha sukses kelas dunia. Mereka biasanya menawarkan produk, jasa, atau bahkan penemuan berupa inovasi baru. Kalau sukses, pendapatannya sungguh tidak main-main. Seperti Starbucks, KFC, Coca-Cola, dan masih banyak lagi. Sementara Google, Facebook, dan Microsoft adalah contoh pengusaha di bidang penemuan dan inovasi yang mampu mengubah dan memengaruhi dunia.

Semoga sekarang kamu sudah punya sedikit gambaran, ya, profesi mana yang ingin ditekuni. Selanjutnya 5 faktor ini, dapat menjadi pertimbangan bagimu dalam memutuskan memilih pekerjaan, karier, ataupun bisnis yang akan dijalani.

1. Bakat

Bakat juga dapat disamakan dengan kecerdasan alamiah. Seseorang bisa terlahir dengan memiliki lebih dari satu bakat. Bakat ini tentu tidak dianugerahkan begitu saja oleh Sang Pencipta. Ia adalah potensi yang harus dimaksimalkan. Talenta yang kamu punya bisa dijadikan tolak ukur awal dalam menentukan profesi apa yang cocok untukmu. Kamu memiliki kelebihan yang tidak dimiliki orang lain dalam suatu bidang. Kamu diberikan satu kemudahan yang tidak diberikan kepada semua orang. Tetapi pastinya bakat saja tidak cukup. Karena kelak yang berbakat akan dikalahkan oleh yang bekerja keras. Lalu apa jadinya jika seorang yang berbakat mau bekerja keras? Bisa dibayangkan?

Deskripsi 9 jenis kecerdasan yang dimiliki manusia:
Source: Pinterest

Kalau masih bingung apa bakatmu, kamu bisa mencoba berbagai tes bakat gratis yang tersebar di internet.

2. Minat

Lain halnya dengan bakat yang melekat sejak lahir, minat dapat berubah-ubah sepanjang waktu. Minat juga tidak selamanya selaras dengan bakat. Meski begitu, ketertarikan akan sesuatu mampu menjadi senjata ampuh untuk bergerak maju. Semangat dan dorongan untuk belajar dan mencoba, kesenangan saat melakukan, serta kepuasan saat berhasil menyelesaikan, adalah bahan bakar yang sangat efektif dalam mengantarkan pada tujuan yang bernama kesuksesan. Tak heran banyak orang lebih memilih menekuni minat ketimbang bakat. Jess No Limit saja bisa sukses dengan hobi bermain games-nya. Begitulah jadinya jika seseorang bersungguh-sungguh, bahkan untuk hal-hal yang terkesan main-main sekalipun. Seperti kata orang, tidak ada pekerjaan yang lebih menyenangkan selain hobi yang dibayar.

3. Makna

Bagi seorang pemikir yang mencari arti dari apapun yang dilakukan, makna ialah esensi yang tak dapat diabaikan. Ia sangat krusial. Ketiadaannya adalah kehampaan. Kita butuh uang dan rindu menjadi bemanfaat. Setiap pekerjaan pada hakikat bertujuan untuk melayani masyarakat, namun tidak sedikit yang lupa, hingga hanya lelah yang terasa. Sementara sebagian yang lain sangat mencintai pekerjaannya karena alasan ini. Menjadi guru dan berbagi ilmu, menjadi dokter dan menolong orang sakit, dan masih banyak lagi. Setiap orang mendambakan makna yang berbeda satu dengan yang lain. Dengan menyadari makna yang dirindukan oleh jiwamu, pekerjaan apapun terasa lebih bernilai.

4. Bahagia

Pada akhirnya, kebahagiaan adalah kebutuhan emosi yang selalu kita cari. Terlepas dari apapun, kita hanya ingin bahagia. Sangat abstrak, tetapi juga sangat vital. Terbukti orang yang sukses bukan hanya yang bekerja keras, tetapi juga yang bahagia dengan pekerjaannya. Pekerjaan yang membahagiakan pastinya akan meningkatkan produktivitas. Perasaan senang, hasil pun maksimal. Sungguh suskses   bukan lagi di depan mata melainkan sudah dalam genggaman. Menjalani hobi sebagai pekerjaan adalah salah satu cara dalam memenuhi kepuasan batin ini. Tetapi kebahagiaan tidak melulu tentang diri sendiri. Ia juga bisa diperoleh dari pekerjaan yang membahagiakan orang lain atau pekerjaan yang membantu orang lain.

5. Kepribadian

Memang tidak semua pekerjaan cocok untuk semua orang. Kepribadian bisa menentukan bagaimana sikap kita terhadap suatu pekerjaan. Orang yang introvert misalnya, mereka lebih suka bekerja sendiri dan di belakang layar. Sedangkan para extrovert lebih bersemangat jika bekerja bersama orang lain. Ini memang tidak mutlak, tetapi akan memberikanmu kemudahan dalam melakoni profesimu.

Jika semua aspek di atas sudah dimiliki, sungguh kamu telah menemukan pekerjaan terbaikmu.

Read More

Share Tweet Pin It +1

7 Comments

In Artikel Sukses Tips

Tips biar Resolusi tiap Tahun tidak hanya Itu-Itu Melulu

Source: Pinterest


Tak terasa kita sudah memasuki minggu ke dua di tahun 2019. Bagaimana? Masih konsisten dengan perubahan-perubahan baiknya? Apa semangatnya masih sama seperti pada saat 1 Januari? Atau malah sudah sampai pada kesimpulan kalau resolusi tahun 2019 gagal, tahun depan tinggal ganti judul aja. Nah, biar tidak sampai begitu,  mari kita ulas sedikit tips-tips yang semoga jitu agar resolusi tiap tahun tidak hanya itu-itu melulu. 

1. Write It Down

What? Kayaknya semua orang juga sudah tahu, ya. Tapi bukan hanya sekadar menuliskannya di smartphone yang mana kamu lebih suka membaca kejulitan netizen maha benar di akun Instagram Lambeh Turah. Melainkan harus benar-benar menuliskannya di kertas. Ada banyak sekali sel-sel otak yang bekerja ketika menulis dengan tangan, sebuah hal yang tidak akan didapatkan ketika kamu hanya mengetik di ponselmu. Menulis dengan tangan juga dapat meningkatkan daya ingat. Sehingga ingatanmu pada resolusi tahun ini tidak mudah tergerus oleh kenangan tentang mantan. Jangan lupa untuk meletakkan di tempat yang mudah terlihat. Kalau mau, kamu juga bisa menulis ulang secara berkala, pengulangan adalah cara terbaik untuk memasukkan informasi baru ke alam bawah sadar. Selain itu, diharapkan agar semangatmu juga senantiasa mengalami pembaharuan.

2. Cut it into pieces

Memiliki mimpi besar adalah hak semua orang. Bahkan sebuah keharusan agar kamu punya alasan untuk bangkit dari tempat tidur setiap pagi. Tapi jangan hanya terpaku pada hal tersebut. Ada banyak anak tangga menuju lantai atas.  Menikmati proses dan merayakan setiap kamu berhasil maju satu langkah adalah mental seorang yang sukses sesungguhnya. Kamu bisa menggunakan metode mind mapping untuk membuat mimpi besarmu menjadi bagian-bagian kecil, agar fokus kamu lebih jelas dan terarah. Misalnya kamu ingin meningkatkan kepercayaan diri. Itu terlalu abstrak dan tak bisa langsung dipraktekkan. Kamu bisa membagi-baginya menjadi melakukan self care dan meditasi, mengubah mindset, belajar hal baru, dan lain sebagainya. 

3. Focus

Semakin banyak pilihan maka akan semakin sulit bagimu untuk fokus. Bingung menentukan mana yang harus dimulai lebih dulu. Untuk itu renungilah apa yang sungguh-sungguh ingin kamu capai. Pastikan ia benar-benar otentik. Berasal dari dalam dirimu sendiri. Bukan karena ikut-ikutan, bukan karena ingin terlihat keren. Miliki alasan yang jelas mengapa kamu menginginkannya. Lalu eliminasi impian-impian yang gamang, yang tidak memilik pondasi kuat. Karena itu hanya akan mengganggumu saja. Hingga kemudian hanya tersisa beberapa tetapi kamu serius akan itu. Selain itu, fokuslah pada membangun kebiasaan ketimbang mencapai target tertentu. Kita hari ini adalah hasil dari kebiasaan-kebiasaan kita di masa lalu. Jadi kalau dulu hanya fokus ingin menjadi seorang penulis, mulai sekarang bangunlah kebiasaan menulis itu sendiri, ini bisa dilakukan dengan memulai menulis jurnal. 


4. Affirmation

Ketika kamu belum berhasil mencapai sesuatu, bisa jadi itu disebabkan oleh kebiasaan yang tidak mendekatkan pada tujuan, keyakinan yang tidak mantap, visi yang tidak jelas, dan keterlibatan emosi yang tidak kuat. Semua komponen ini berada di dalam pikiran bawah sadar. Alam ini memiliki peran sangat besar dalam bagaimana kita menjalani kehidupan. Ia menyimpan data-data tentang kebiasaan, emosi, kepribadian, keyakinan, visi, kreativitas, imajinasi, dan lain-lain. Kita harus mengaksesnya dan mengganti dengan data yang baru. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan metode afirmasi. Setiap pagi, berdirilah di depan cermin, dan ucapkan dengan jelas, mantap, dan tegas apa yang ingin kamu capai atau kata-kata positif yang lain. Sebagaimana kebiasaan merupakan hasil dari tindakan yang berulang, kata-kata yang terus diulang akan menciptakan kepercayaan baru. Sebab alam bawah sadar tidak bisa membedakan antara kenyataan dan imajinasi. Saat kamu telah percaya akan sesuatu, tanpa sadar kamu akan terus mengumpulkan informasi terkait hal tersebut. Semesta akan membantu membuktikan padamu bawah itu adalah benar. Ingatkah saat kamu pernah sangat menginginkan sesuatu dan kemudian seperti ada jalan tak terduga untuk mendapatkannya? Inilah yang disebut dengan The Law of Attraction. Percayalah pada mimpimu dan semesta akan mendukung.

5. Mantaining good Relationship with God

Masih belum berhasil juga mewujudkan impianmu? Hidup terasa sangat berantakan dan semakin menjauh dari apa yang diharapkan? Coba periksa bagaimana hubunganmu dengan Tuhan. Kehidupan kita sehari-hari merupakan refleksi bagaimana hubungan kita dengan Sang Pencipta. Ada sebuah cerita, di mana seseorang merasa tak cukup waktu untuk mengerjakan semuanya, kesibukan seperti tidak memiliki akhir, rencana yang tak menemui jalannya, hasil yang jauh dari harapan. Terdengar seperti kamu banget, ya. Tapi kemudian dia memperbaiki sholatnya lalu Allah memperbaiki hidupnya. Kalau keinginan kita sejalan dengan untuk apa kita diciptakan, maka akan dimudahkan-Nya, kalau pun tidak, nanti akan diarahkan ke yang lebih baik. Kita hanya perlu menyadari bahwa diri ini lemah dan tak berdaya. Mengakui kalau tak mampu melakukan apa pun tanpa pertolongan-Nya. Jangan pernah sekali pun merasa bisa mengandalkan diri sendiri, kita bukan apa-apa. Biarkan Dia yang bekerja, biarkan Dia yang mengatur kehidupan kita. Kita cukup menjadi sebaik-baiknya hamba, sebaik yang kita bisa. Tapi jangan hanya karena menginginkan sesuatu. Lakukanlah benar-benar karena Dia, ikhlas dan hanya mengharap Ridho-Nya saja. Memang tidak semudah mengatakannya, semua butuh proses. Asal kita tidak pernah menyerah untuk meminta. Biarkan impian kita sejalan dengan kehendak-Nya. Sehingga apa pun yang kita lakukan, semua adalah karena Dia. Sebab apalah arti mimpi yang besar jika tidak membawamu dekat dengan Allah. Apalah arti kesuksesan jika kamu tak mampu merasakan kehadiran-Nya.


Oke, segitu saja, ya, tipsnya. Sebenarnya ada banyak sekali tips-tips yang lain. Tapi untuk apa seribu satu tips kalau tidak dipraktekkan. Ingatlah bahwa kunci dari semuanya adalah konsisten. Kesuksesan tidak terjadi dalam semalam. Selamat menikmati indahnya perjuangan. 

Read More

Share Tweet Pin It +1

4 Comments

In Poem

Crave A Star

Credit: pixabay
By: Fika AJ

There is one star
among countless others
You think no one notices it
but I know where it will appear tonight

I miss it all day long
when the sun shines my skin
I love it when night comes
In the dark and it lights inside me

The star is you
Hanging too high
I wish I could reach
but no stair to the sky
no swings for me to fly

I wish to touch you
till I realize a star has no hand to be held

Indonesia, October 15, 2018

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Poem

Nothing Left to Do

credit: pixabay


By: Fika AJ

No poetry today
No word to define the deep feeling
It lays in the bottom of heart
Never under the tongue

No poesy today
No language can explain the hidden emotion
It has been burried somewhere
No one knows besides the holder

No painting today
No brush to draw a pain
for it has no shape
No colour can replace the dark
because it will always remain the same

No music today
Crying doesn't have any rhythm
Cannot move the body
just trembles the shoulder

No song today
Sobbing has no tone nor lyric
Merely a wordless confused voice
tough it expresses anything as a song does

Don't ask something else today
There is nothing left to do

Indonesia, October 15, 2018

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments